See You in Another Chapter of Life!

Satu minggu terakhir ini kami disibukkan dengan persiapan keberangkatan tetangga untuk kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan studinya di Australia. Memang kami baru bertetangga kurang dari 6 bulan, namun ikatannya terasa kuat. Selain karena lokasi unit kami yang berhadap - hadapan, mas Dias juga rekan kerja saya di salah satu toko coat di kota Melbourne ini. Seringkali pertukaran pikiran... Continue Reading →

Hasil Perburuan ke 9!

Hi sahabat virtual. Mohon maaf atas kondisi blog yang berdebu ini, entah bagaimana saya melupakannya dan mendapati tulisan terakhir adalah di bulan Agustus tahun lalu. Ini seperti mendapati sepeda lipat karatan yang lama tak terpakai. Dilihat malas, diurus juga perlu usaha, tapi ternyata dia berharga. Yes, persis kondisi blog ini. Asal mulanya menulis kembali adalah... Continue Reading →

Gitar Kedua

Hai sahabat, kali ini kita akan berbicara tentang sisi lain kehidupan, sisi yang membuat kehidupan lebih bisa dinikmati. Saat hidup sudah mulai berjalan dengan rutinitas senin hingga jumat, maka tidak ada jalan lain untuk membuatnya berwarna selain berkreatifitas, a work-life balance through music. Bermain musik menjadi hal yang baru di keluarga kami mengingat Bapak dan... Continue Reading →

“berburu” kembali!

Hai sahabat virtual... Sepertinya banyak janji yang harus dipenuhi dalam blog ini, yang utama tentunya janji untuk menjadikan blog ini sarana berbagi, sambil melatih kemampuan bertutur, dan memberi sedikit "variasi" dalam rutinitas sehari - hari. Iya, terbukti memang rutinitas sehari - hari mampu menyandera waktu sehingga saya tidak berkesempatan untuk menulis kembali (baca : alasan!).... Continue Reading →

Dua Dunia, Tiga Tempat, Satu Cinta (bagian 3 – habis)

Selamat siang pemuda pemudi, bapak ibu, adik-adik netizen. Rasanya saya memiliki hutang terhadap blog ini apabila tidak melanjutkan tulisan yang telah dimulai. Menulis judulnya diawal cerita saya anggap sebagai janji yang harus dilunasi, dan hari ini semoga bisa terselesaikan, lunas tanpa harus didatangi debt collector 🙂 Sebelumnya, bagian dua dari judul ini menceritakan epik kehidupan saat... Continue Reading →

Dua Dunia, Tiga Tempat, Satu Cinta (Bagian – 2)

Halo sahabat blogger...ternyata menjadi konsisten itu sedikit lebih susah dari yang dibayangkan. Setelah menggebu-gebu untuk menulis di catatan virtual ini, ternyata baru sekarang ada "niat" untuk melakukannya lagi. Tepat 2 minggu setelah tulisan pertama, sebuah bukti bahwa saya masih dalam tahap konsisten untuk tidak konsisten 🙂 Masih ingat cerita keluarga kami pada bagian pertama ?... Continue Reading →

Dua Dunia, Tiga Tempat, Satu Cinta (Bagian – 1)

Pagi ini saya memulai hari seperti pria perantau pada umumnya, seperti pekerja kebanyakan yang menghabiskan akhir pekan untuk beristirahat dari rutinitas atau mengerjakan hal-hal yang akan sedikit susah dilakukan pada hari kerja. Dimulai dari membersihkan kamar hingga menyetrika pakaian untuk satu minggu kedepan, hal yang memang sangat saya nikmati mulai dari masa kuliah sebagai persiapan... Continue Reading →

Powered by WordPress.com.

Up ↑